BERITA PENDIDIKAN SERANTAU – 30 OGOS

KLIK TAJUK AKHBAR UNTUK BERITA LENGKAP

Jamal Abdillah Pastikan Anak Fokus Pelajaran

Osama mempunyai bakat besar dalam bidang nyanyian seperti mana bapanya, Jamal Abdillah. Foto Ihsan UTUSAN MALAYSIA.

Osama mempunyai bakat besar dalam bidang nyanyian seperti mana bapanya, Jamal Abdillah. Foto Ihsan UTUSAN MALAYSIA.

PETALING JAYA: Penyanyi Datuk Jamal Abdillah tidak akan membenarkan anak sulungnya, Osama Yamani, 13, untuk bergiat aktif dalam bidang nyanyian secara sepenuh masa buat masa ini.

Jamal atau nama sebenarnya, Jamal Ubaidillah Ali, 55, berkata, dia mahu Osama memberikan fokus terhadap pelajaran di sekolah dan hanya membuat persembahan jika mempunyai masa terluang.

“Dia mempunyai bakat yang cukup besar sebagai penyanyi tetapi sebagai bapa saya mahu dia memberikan tumpuan kepada pembelajaran di sekolah kerana pendidikan itu sangat penting,” katanya kepada mStar Online.

Jamal kini sedang mengadakan persembahan di Panggung Sari, Istana Budaya menerusiKonsert Nostalgia bersama penyanyi Indonesia, Eddy Silitonga sehingga 31 Ogos ini.

Osama juga turut membuat penampilan istimewa dalam konsert berkenaan untuk berduet dengan bapanya.   mStar Online

Obses berbahasa Inggeris

SEPASANG suami isteri membelek brosur mengenai kem belajar bahasa Inggeris untuk anak-anak di Seoul, Korea Selatan.

SEPASANG suami isteri membelek brosur mengenai kem belajar bahasa Inggeris untuk anak-anak di Seoul, Korea Selatan.

IBU bapa golongan atasan di Korea Selatan baru-baru ini mengadakan perjumpaan dengan anak masing-masing. Mereka hanya berpeluang berjumpa setahun sekali dengan anak-anak yang melanjutkan pelajaran ke luar negara untuk menguasai bahasa Inggeris.

Mereka merupakan antara penentang perubahan yang dibuat oleh kerajaan baru. Golongan ini tidak gembira dengan sistem pendidikan negara yang dianggap tidak berkesan, sekali gus memaksa kebanyakan ibu bapa melabur di kelas tuisyen peribadi atau menghantar anak-anak mereka ke luar negara.

“Kerajaan menyedari bahawa kelemahan menguasai bahasa Inggeris merupakan salah satu faktor yang mengurangkan tahap kompetitif negara ini,” kata jurucakap Kementerian Pendidikan, Park Baeg-beom.

Antara kesungguhan yang dapat dilihat selepas kerajaan konservatif memenangi pemerintahan pada Disember lalu ialah mencadangkan pengajaran sejarah Korea dalam bahasa Inggeris

Sekurang-kurangnya, sebuah syarikat terkemuka di Korea Selatan telah menetapkan komunikasi di pejabat menggunakan bahasa Inggeris.   KOSMO ONLINE

SK Bandar Teknologi kumpul dana biayai kemudahan persatuan elit

Murid SK Bandar Teknologi Kajang mencuba permainan air

Murid SK Bandar Teknologi Kajang mencuba permainan air

Hari Kokurikulum Sekolah Kebangsaan (SK) Bandar Teknologi Kajang yang diadakan dengan tujuan mengumpul dana untuk membiayai kemudahan persatuan elit sekolah itu menerima sambutan menggalakkan daripada warganya serta komuniti setempat dekat Semenyih, Selangor, baru-baru ini.

Guru Besarnya, Mustaffa Kamal Jamlus berkata, persatuan elit seperti pengakap dan pandu puteri banyak menyertai pertandingan mewakili sekolah ke peringkat zon dan wilayah namun menghadapi kekangan dan masalah dari segi kemudahan kepada ahlinya.

“Kutipan dana yang dikumpulkan pada Hari Kokurikulum sekolah ini diharap dapat menampung kekurangan atau kekangan yang dihadapi seterusnya memberi kemudahan yang lebih baik kepada murid,” katanya.   UTUSAN ONLINE

Atasi murid ponteng sekolah

BAPA seorang pelajar menandatangani borang kehadiran anaknya untuk ke sekolah.

BAPA seorang pelajar menandatangani borang kehadiran anaknya untuk ke sekolah.

Bagi mengatasi masalah ponteng sekolah di kalangan murid Orang Asli, Sekolah Kebangsaan (SK) Tun Abdul Razak, Kuala Kubu Bharu, Selangor turun padang bertemu ibu bapa di perkampungan Orang Asli, baru-baru ini.

Kunjungan itu diketuai Guru Penolong Kanan (GPK) Hal Ehwal Murid, Rosidah Mohd Ahyar bersama GPK Kurikulum, Rokiah Hassan serta diiringi Asfarina Ghazali ke Kampung Orang Asli Kerling dan Sungai Jang.

Ia juga bagi mengeratkan hubungan guru dengan ibu bapa murid Orang Asli di sekolah itu.

“Menerusi cara ini, kami bukan saja dapat menyampaikan matlamat program ini malah berkongsi masalah dihadapi pelajar dan ibu bapa.

“Walaupun terpaksa mengharungi tempoh perjalanan agak sukar, namun kami puas kerana dapat bertemu dengan ibu bapa dan menyaksikan sendiri cara kehidupan pelajar.   myMetro Online

Pendidikan kepramukaan diberlakukan kembali di Minahasa

Sejumlah pelajar menari tarian tradisional Betawi pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-53 Tahun 2014 di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jakarta

Sejumlah pelajar menari tarian tradisional Betawi pada Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-53 Tahun 2014 di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jakarta

Minahasa, Sulawesi Utara (ANTARA News) – Bupati Minahasa, Jantje Sajouw, mengatakan, pendidikan kepramukaan diberlakukan kembali mulai Juli 2014 di daerahnya sesuai dengan Kurikulum 2013.

“Dengan dimasukkannya Pendidikan Pramuka ke Kurikulum 2013 sebagai ekstra kurikuler wajib, maka sejak bulan Juli 2014 mulai diberlakukan di Minahasa,” kata dia, di Tondano, Minggu.

Sajouw mengharapkan para kepala sekolah dan guru-guru untuk mengaktifkan kembali kegiatan kepramukaan di semua sekolah, supaya dapat membina dan membentuk karakter yang baik bagi anak-anak didik.

Dengan Undang-Undang Nomor 12/2010 tentang Gerakan Pramuka diharapkan pelaksanaan pendidikan Pramuka tidak lagi sekadar mengisi waktu senggang, akan tetapi meningkat menjadi kewajiban untuk diimplementasikan bersama.   ANTARA NEWS ONLINE

Pesan Dian Sastro: Jangan Putus Harapan Mengejar Pendidikan

Dian Sastro (paling kanan) berfoto bersama rekan-rekan lulusan UI. Foto diambil dari Instagram Dian Sastro.

Dian Sastro (paling kanan) berfoto bersama rekan-rekan lulusan UI. Foto diambil dari Instagram Dian Sastro.

JAKARTA, KOMPAS.com – Di tengah kesibukannya sebagai artis dan ibu rumah tangga yang mengurus dua anak yang masih kecil, Dian Sastrowardoyo bisa menyelesaikan pendidikan S2. Bahkan, ia meraih gelar cum laude S2 Manajemen Keuangan, Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia.

Hal ini tentu membuatnya bangga. Ia pun berpesan kepada sesama perempuan bahwa pendidikan tetap bisa dikejar walaupun harus penuh kerepotan.

“Jadi, saya menekankan lagi di luar sana, entah dia ibu berumah tangga, ibu anak dua, baru kawin, jangan putuskan harapan untuk meraih pendidikan, enggak ada yang enggak mungkin selama kita mau kerja keras, harus gigih,” ucap Dian saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (29/8/2014).

Bintang film “Ada Apa Dengan Cinta” itu memang punya cita-cita mengecap pendidikan setinggi-tingginya. Untungnya keinginan Dian Sastrowardoyo mendapat dukungan penuh suami untuk meneruskan pendidikan ke jenjang pascasarjana.   KOMPAS ONLINE

Menag Harapkan Siswa Madrasah Bisa Raih Nobel Sains

013003_menag1Jakarta – Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin berharap ada lulusan siswa-siswi madrasah yang bisa meraih penghargaan Nobel di bidang sains. Apalagi mutu pendidikan madrasah tidak kalah dengan kurikulum pendidikan sekolah lainnya di Indonesia.

“Harapan saya kelak ada lulusan madrasah yang bisa meraih penghargaan Nobel di bidang sains,” kata Lukman Hakim Saefuddin seperti rilis yang diterima, Jum’at (29/8/2014).

Hal itu dikatakan Menag yang puas atas hasil Kompetisi Sains Madrasah (KSM) 2014 di Makassar yang dimulai tanggal 25-29 Agustus 2014. Menag sendiri menutup kompetisi antar smadrasah se-Indonesia yang diikuti 393 ‎siswa-siswi di Hotel Clarion, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (28/8/2014) malam.

Dalam sambutannya, Menag menyebutkan, pelaksanaan KSM 2014 dapat menjadi barometer keberhasilan mutu akademik di madrasah, bukan hanya diukur melalui Ujian Nasional dan hasil-hasil rapor siswa madrasah. Ditambahkan Menag, even KSM ini harus berdampak pada optimalisasi pembelajaran sains di madrasah, juga jadi momentum strategis bahwa madrasah bisa menghasilkan lulusan berintegritas dan berkarakter ke-Islaman yang rahmatan lil-alamiin.   DETIK NEWS ONLINE

Mahasiswa Lampung Pertukaran Pelajar ke Thailand  

KOMUNIKA, Lampung – Tiga Mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya Lampung, Syarip Hidayat, Ilfa Marifatin Nisa, dan Ayu Waruli Chastelo, meraih kesempatan mengikuti kuliah satu semester di Rangsit University (RSU) Thailand dalam program student mobility. Ketiganya akan menimba ilmu di salah satu perguruan tinggi di Thailand yangfokus pada pengembangan teknologi, kewirausahaan, keuangan, dan manajemen dari Agustus – Desember 2014.

Kepala Urusan Hubungan Internasional IBI Darmajaya, Rahmalia Syahputri, di Bandarlampung, Minggu, 24 Agustus 2014, mengatakan tahun 2014 menjadi tahun pertama IBI Darmajaya mengirimkan mahasiswanya untuk menjalani program student mobility ke Thailand.

Rahmalia berharap, belajar langsung dari salah satu perguruan tinggi terbaik di Thailand, akan bisa menjadi pengalaman yang berarti bagi mahasiswa, baik dalam bidang keilmuan, sosial maupun budaya.

“Rangsit University merupakan salah satu kampus terkemuka di Thailand, karenanya beruntung sekali kami bisa menjalin kerja sama dengan universitas ini dan mengirimkan mahasiswa untuk belajar langsung di sana,” katanya.   TEMPO ONLINE

Advertisements

Tinggalkan Jawapan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s